Gauli Anak Di Bawah Umur, Tersangka PA Terancam 15 Tahun Penjara

Kadanta.Media Tana Toraja –   Jika nafsu sudah menguasai diri, maka akal sehat pun hilang entah kemana, ketika nafsu membutakan hati dan fikiran, yang ada hanya hasrat yang kuat untuk memuaskan birahi, nafsu yang tidak terkendali dapat membawa seseorang kebalik jeruji penjara.

Seperti yang dilakukan oleh seorang pria muda asal Masanda, Kab. Tana Toraja, berumur 23 tahun, berinisial PA.

Lantaran menyetubuhi anak di bawah umur yang berinisial QN (12 tahun), kini PA menjadi pesakitan di meja penyidik Unit PPA Sat Reskrim Polres Tana Toraja.

Bacaan Lainnya

Terduga PA, dilaporkan telah setubuhi korban sebanyak 2 kali.

” Iya benar, meskipun di pemeriksaan awal itu terduga PA mengakui perbuatannya telah gauli korban satu kali saja, namun setelah di lakukan pemeriksaan lanjutan, akhirnya terungkap jika PA gauli korban sebanyak 2 kali, kejadian pertama, di Kamali, rumah kosan dari tersangka di tanggal 25 Juni 2022, lalu kejadian kedua, di Masanda, tanggal 2 Juli 2022 “. Ungkap Kasat Reskrim AKP. S. Ahmad, A, saat di konfirmasi, Jumat (5/08/2022).

Status hukum dari PA sudah ditingkatkan menjadi tersangka setelah melalui hasil gelar perkara.

” Hasil gelar perkara merekomendasikan kasus naik sidik, sehingga status PA pun ditingkatkan menjadi tersangka, saat ini kita tahan di Rutan Mapolres Tana Toraja “. Kata Kasat Reskrim sebutkan perkembangan status hukum dari pria berinisial PA tersebut.

Lebih lanjut lagi, AKP. S. Ahmad kisahkan modus dari tersangka PA, ” Tersangka PA membujuk korban untuk berhubungan badan, dan jika korban hamil maka ia akan bertanggung jawab, bujukan itu memperdaya korban sehingga tersangka berhasil menggauli korban sebanyak 2 kali “.

Bukti pelaporan dari keluarga korban tertuang pada laporan polisi nomor :
LP/B/169/VII/2022/SPKT/POLRES TANA TORAJA/POLDA SULSEL, tanggal 04 Juli 2022.

Tersangka PA di tangkap oleh Unit Resmob Sat Reskrim Polres Tana Toraja
pada hari Rabu tanggal 03 Agustus 2022 sekirtar pukul 16 .30 wita, di Kelurahan Bangga, Kec.Rembon, Tana Toraja.

Ia ditangkap polisi saat dalam perjalanan pulang ke Masanda, kampung halamannya.

” Tersangka AP di jerat Pasal 81 ayat 2 No. 23 tahun 2003 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara “. Ucap Kasat Reskrim sebutkan aturan hukum yang di kenakan penyidik pada tersangka PA.

Bayang – bayang menghabiskan waktu bertahun – tahun di dalam penjara kini tentunya menghantui tersangka PA.

Tersangka PA, pria muda asal Masanda ini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dihadapan hukum, setubuhi anak dibawah umur, ancaman pidana 15 tahun menantinya, tentunya ini bukan waktu yang singkat

Hikmah yang dapat di petik dari perbuatan tersangka PA adalah
Seperti kata pepatah, fikirkanlah dahulu sebelum berbuat, karena sesal kemudian itu tidak akan berguna, apalagi jika itu adalah perbuatan melawan hukum, maka pertimbangkanlah seribu kali agar dirimu tidak terjerat hukum di kemudian hari.

Kendalikanlah nafsumu, janganlah engkau turuti keinginan syahwatmu jika itu akan menjerumuskanmu.(*)KaM

Bagikan